Setiap kisah memiliki awal yang sederhana, begitu pula kisah kami.
Pertemuan kami bermula pada tahun 2020. Saat itu, aku masih duduk di bangku sekolah, sementara kamu telah lebih dulu menapaki dunia kerja. Perbedaan usia dan fase kehidupan membuatmu ragu untuk menerima perasaanku. Bagimu, aku masih terlalu muda, masih “bocil”, dan belum waktunya memulai sebuah hubungan yang serius.
Namun, di dalam hati, aku yakin bahwa waktu akan menjawab semuanya. Aku hanya berkata:
“Tunggu saja lima tahun lagi. Aku juga akan tumbuh dewasa.”
Sebuah kalimat sederhana yang saat itu mungkin terdengar seperti candaan, tetapi menjadi harapan yang terus kupegang.
Hari demi hari berlalu. Kami menjalani kehidupan masing-masing, bertumbuh, belajar, dan menjadi pribadi yang lebih dewasa. Tanpa terasa, waktu membawa kami kembali pada titik di mana keyakinan itu mulai menjadi kenyataan.
Pada 1 Desember, kami memutuskan untuk saling berkomitmen. Sejak hari itu, kami belajar bahwa mencintai bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang saling menjaga, saling mendukung, dan bertumbuh bersama dalam setiap proses kehidupan.
Dengan doa dan restu dari kedua keluarga, perjalanan kami berlanjut hingga 1 Juli, hari di mana kami melangsungkan pertunangan. Momen itu menjadi langkah yang semakin menguatkan niat kami untuk membangun masa depan bersama.
Kini, dengan penuh rasa syukur atas segala penyertaan Tuhan, pada 27 September kami mengikat janji suci pernikahan. Sebuah awal baru bagi perjalanan kami sebagai pasangan suami dan istri.
Perjalanan ini mengajarkan kami bahwa cinta bukan tentang siapa yang datang pada waktu yang tepat, melainkan tentang dua orang yang bersedia bertumbuh hingga akhirnya dipertemukan pada waktu terbaik menurut kehendak-Nya.
Dari sebuah kalimat sederhana:
“Tunggu saja lima tahun lagi, aku juga akan tumbuh dewasa,”
lahirlah sebuah kisah yang hari ini menjadi kenyataan.
Dengan penuh sukacita, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk turut berbahagia dan memberikan doa restu pada resepsi pernikahan kami yang akan diselenggarakan pada tanggal 3 Oktober di kediaman kami.
Kehadiran serta doa restu dari Anda akan menjadi kebahagiaan dan kehormatan yang tak ternilai bagi kami.
Sampai jumpa di hari bahagia kami.